Diberdayakan oleh Blogger.

Apa itu Investasi?

Rabu, 17 Juni 2015

Sobat blogger pernah dengar pertanyaan "Apa itu investasi??"

Mungkin secara teori investasi bisa diartikan sebagai pembelian atau bisa juga produksi dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang. Itu adalah pengertian yang mungkin hanya sebagian orang yang dapat mengerti. Tapi secara umum kebanyakan masyarakat melihat "investasi" adalah kegiatan yang dilakukan baik berupa pembelian, perolehan ataupun memproduksi sesuatu barang ataupun jasa yang dapat memberikan nilai lebih pada waktu yang akan datang. Jadi pada dasarnya investasi adalah “membeli” sesuatu yang diharapkan bisa “dijual kembali“ di masa yang akan datang dengan nilai yang lebih tinggi.

Seperti apa saja sih investasi itu? Apa saja sih contohnya??

 1. Tabungan



Investasi jenis ini dapat berupa tabungan, deposito, ataupun giro. Sebagian masyarakat menggunakan instrumen investasi ini karena memiliki beberapa kelebihan seperti aman, likuid atau mudah dicairkan bisa diambil kapan saja, memiliki imbal hasil yang baik dengan bunga atau margin yang melebihi nilai inflasi, dan pada beberapa lembaga keuangan biasanya memberikan nilai tambahan berupa fasilitas-fasilitas perbelanjaan seperti diskon ataupun pemberian hadiah-hadiah yang menarik.

2. Emas

Investasi emas dapat berupa emas batangan (logam mulia), perhiasan, ataupun dinar, Seperti halnya tabungan, salah satu keuntungan dalam berinvestasi emas adalah likuid, walaupun kadang ada kenaikan atau penurunan harga jual/beli emas, setidaknya investasi ini dapat segera dijadikan uang pada saat yang mendesak. Investasi emas hingga saat ini tidak dikenakan pajak, tahan terhadap inflasi dan korosi, dan dapat dijaminkan ke lembaga pembiayaan seperti bank ataupun pegadaian. Selain berfungsi sebagai investasi, tipe emas perhiasan juga dapat digunakan untuk menambah penampilan anda.

3. Reksadana

Jenis investasi ini memiliki ragam yang cukup banyak seperti  reksadana pasar uang, reksadana saham,  reksadana terproteksi, dan lain-lain. Untuk memilih investasi di reksadana hendaknya calon investor memahami keuntungan dan risiko yang beragam, memang secara prosentase keuntungan diproyeksikan melebihi keuntungan jika menabung di bank ataupun investasi emas, tetapi risiko dalam investasi ini hendaknya diperhitungkan berdasarkan profil risiko si calon investor.

4. Investasi Asuransi

Investasi ini memang tidak terlihat secara fisik, keberadaannya hanya digantikan dengan lembaran kertas promises atau janji-janji dari pihak penyelenggara asuransi dengan bermacam syarat dan ketentuan. Dengan adanya ketidakpastian masa depan baik ketidakpastian kejadian, finansial, kesehatan ataupun usia, asuransi ini dapat dijadikan sebagai investasi yang berharga jika terjadi suatu hal yang berpotensi merugikan calon investor di kemudian hari. Beberapa macam investasi asuransi berupa asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi bangunan, asuransi kendaraan, dan bahkan sekarang pun sudah ada asuransi pemakaman. Beberapa penyelenggara asuransi diantaranya Prudential, Axa Mandiri, Sequis Life, Askrindo, Jamkrindo, dll.

5. Investasi Property (Fixed Asset)


Investasi jenis ini bentuknya bisa berupa tanah ataupun bangunan seperti lahan, rumah, ruko, gedung kantor, bangunan pabrik, kontrakan, dll. Investasi properti memiliki risiko yang sedikit walaupun risiko pada investasi ini tetap ada seperti banjir, rusaknya bangunan karena kebakaran ataupun bencana alam. Untuk pemilikan investasi property salah satu keuntungannya adalah dapat disewakan, nilai kenaikan harga tiap tahun yang cenderung meningkat, dan jika property yang dimiliki bankable di mata bank juga dapat dijadikan jaminan untuk mendapatkan pembiayaan. Untuk mendapatkan property yang dicari biasanya investor melakukan survey ke lokasi property secara langsung, ataupun jika belum ada waktu untuk melihat property yang akan dimiliki bisa juga melakukan konsultasi ke agen property yang dapat menjelaskan secara detil property yang akan dibeli oleh investor. Saat ini Pemakaman San Diego Hills juga dapat dijadikan alternatif investasi dengan membeli lahan makam disana, ini karena nilai harga San Diego Hills yang terus meningkat tiap tahun.

Nah, itulah sebagian jenis investasi yang secara umum dikenal di masyarakat, mungkin sobat blogger juga punya informasi lain yang bisa lebih melengkapi pemahaman tentang investasi, atau bahkan sudah siap-siap untuk memulai investasi?? hehehe...semoga sukses ya sobat blogger, yang penting berinvestasilah secara cermat dan bijak, kenali profil risiko diri sobat blogger dan juga sesuaikan dengan kekuatan modal dari sobat blogger sendiri.

Untuk konsultasi pilihan investasi, mudah-mudahan penulis bisa kasih masukan ke sobat blogger :)

Selamat berinvestasi..!!



Tidak ada komentar:

Most Reading

 

Cari Blog Ini

Infopreneur Sukses

Infopreneur Sukses 250x250

Kategori Artikel